Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah Inspirasi

Kadang, Diam Itu Emas

Dikisahkan bahwa ada seorang lelaki miskin yang mencari nafkahnya hanya dengan mengumpulkan kayu bakar lalu menjualnya di pasar. Hasil yan g ia dapatkan hanya cukup untuk makan. Bahkan, kadang-kadang tak mencukupi kebutuhannya. Tetapi, ia terkenal sebagai orang yang sabar. Pada suatu hari, seperti biasanya dia pergi ke hutan untuk mengumpulkan kayu bakar. Setelah cukup lama dia berhasil mengumpulkan sepikul besar kayu bakar. Ia lalu memikulnya di pundaknya sambil berjalan menuju pasar. Setibanya di pasar ternyata orang-orang sangat ramai dan agak berdesakan. Karena khawatir orang-orang akan terkena ujung kayu yang agak runcing, ia lalu berteriak, "Minggir... minggir! kayu bakar mau lewat!." Orang-orang pada minggir memberinya jalan dan agar mereka tidak terkena ujung kayu. Sementara, ia terus berteriak mengingatkan orang. Tiba-tiba lewat seorang bangsawan kaya raya di hadapannya tanpa mempedulikan peringatannya. Kontan saja ia kaget sehingga tak sempat me...

Ciuman Terakhir

Gambar
Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan-catatannya. "Waduhhh,memalukan sekali aku ini, di usia tua kok tambah ngaco.." Semua orang ramai tertawa. Tidak lama kemudian kami semua mulai bercerita soal saat-saat yang paling menyakitkan di masa lalu dulu. Setelah semua selesai, kini giliran Frank. Ia sejak tadi nampak duduk diam mendengarkan kisah lain-lainnya. "Ayolah Frank, sekarang giliranmu. Cerita apa saat yang paling tak enak bagimu dulu." Frank tertawa, mulailah ia berkisah masa kecilnya. "Aku besar di San Pedro. Ayahku seorang nelayan, dan ia cinta amat pada lautan. Ia punya kapalnya sendiri, meski berat sekali mencari mata pencaharian di laut. Ia kerja keras sekali dan akan tetap tinggal di laut sampai ia menangkap cukup ikan untuk memberi makan keluarga. Bukan cuma cukup buat keluarga kami sendiri, tapi juga untuk ayah dan ibunya dan saudara-saudara lainnya yan...

Operator Telepon

Gambar
Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telepon di rumah kami. Inilah telepon masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta disambungkan dengan nomor telepon lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual. Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa, kalau putaran di putar, sebuah suara yang ramah, manis, akan berkata : "Operator". Dan si operator ini maha tahu. Ia tahu semua nomor telepon orang lain! Ia tahu nomor telepon restoran, rumah sakit, bahkan nomor telepon toko kue di ujung kota. Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun dirumah, dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar putar kesakitan dan memasukkan jempol ini kedalam mulut tatakala saya ingat .... Operator!!! Segera saya putar bidai pemutar dan menanti suaranya. " Disini operator..." " Jempol saya kejepit pintu..." kata saya sam...

Menghukum tanpa Kekerasan

Gambar
Berikut ini adalah cerita masa muda Dr. Arun Gandhi (cucu dari Mahatma Gandhi) Waktu itu Arun masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orang tua di sebuah lembaga yang didirikan oleh kakeknya yaitu Mahatma Gandhi, di tengah-tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika selatan. Mereka tinggal jauh di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tidak heran bila Arun dan dua saudara perempuannya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop. Suatu hari ayah Arun meminta Arun untuk mengantarkan ayahnya ke kota untuk menghadiri konferensi sehari penuh. Dan Arun sangat gembira dengan kesempatan ini. Tahu bahwa Arun akan pergi ke kota, ibunya memberikan daftar belanjaan untuk keperluan sehari-hari. Selain itu, ayahnya juga minta untuk mengerjakan pekerjaan yang lama tertunda, seperti memperbaiki mobil di bengkel. Pagi itu, setiba di tempat konferensi, ayah berkata, "Ayah tunggu kau disini jam 5 sore. Lalu kita aka...

Xia, Kisah Pengorbanan Seorang Guru

Xia tinggal di desa kecil di propinsi Ganshu. Setiap penduduk mengenalnya sebagai gadis yang menawan, amat berbeda dengan gadis-gadis desa lainnya. Suatu hari Xia mendengar bahwa sebuah sekolah di desa membutuhkan seorang guru. Tanpa berpikir panjang, Xia langsung mengajukan diri menjadi guru dengan tanpa imbalan. Di hari pertama Xia mengajar, setiap murid dibuatnya terpesona dengan kecantikannya. Sejak itu kelas yang lebih layak disebut sebagai tempat penampungan tersebut selalu penuh dengan canda tawa setiap murid. Berkat kerja keras Xia, banyak murid mengenal lebih banyak kosakata bahasa mandarin dan mendapat tambahan ilmu pengetahuan yang berharga. Sebagai seorang guru, Xia sangat sedih menyaksikan betapa minimnya sarana dan prasarana yang ada di sekolah tersebut. Suatu hari badai besar menghancurkan kelas mereka semua murid tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Lalu kepala sekolah datang ke kota untuk merundingkan hal tersebut dengan walikota yang mengurus anggaran bagian pend...

Rantai Kasih

Gambar
Pada suatu hari seorang p ria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, ia dapat melihat bahwa wanita itu sedang membutuhkan pertolongan. Maka ia lantas menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya. Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan. Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan. Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson." Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wa...

Butterfly

Gambar
Di sebuah kota kecil yang tenang dan indah, tinggallah Steve dan Rhea, sepasang kekasih yang saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap orang yang bertemu dengan mereka pasti akan memandang dengan kagum. Betapa tidak, mereka berdua saling mengasihi satu sama lain. Suatu hari Steve mengalami kecelakaan dan terluka sangat parah. Selama beberapa hari ia terbaring di rumah sakit tak sadarkan diri, sementara Rhea dengan setia menungguinya sambil berlinang air mata.  Demi kesembuhan kekasihnya, setiap malam Rhea pergi ke gereja untuk berdoa untuk kekasihnya. Seminggu telah berlalu, tapi Steve masih belum sadarkan diri. Rhea pun mulai mengalami kelelahan. Tubuhnya lemah dan wajahnya nampak pucat, tapi ia tetap bertahan. Keteguhan hatinya akhirnya membuahkan hasil. Tuhan mengindahkan semua doa-doanya yang tulus setiap malam di gereja itu. Tuhan bertanya kepadanya “Apakah kamu benar bersedia men...

Mouse Trap

Gambar
Suatu hari seekor tikus mengintip lewat sebuah celah ditembok untuk mengamati sang petani dan istrinya yang sedang membuka sebuah bungkusan. Ada makanan apa kiranya? Ia terkejut sekali, ternyata itu jebakan tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu meneriakkan peringatan: “Awas! Ada jebakan tikus di dalam rumah. Awas! ada jebakan tikus di dalam rumah!” Sang ayam tenang-tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya, ya.. maafkan aku, pak Tikus, aku tahu ini memang urusan gawat bagi anda, tapi kan buat aku pribadi tak ada pengaruhnya. Jangan bikin aku pusinglah.” Tikus berbalik dan pergi menuju sang babi, katanya, “Ada jebakan tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus dirumah!” “Wah, aku menyesal dengar kabar ini,” si babi menghibur dengan penuh simpati, “tetapi tak ada sesuatupun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu ada dalam doa-doaku!” Tikus kemudian berbelok menuju si sapi. Sapi inipun berujar sinis, “Seperti apa...